
LANTAI 8
Nama
RionDOB
15 November
“Dengan Rion yang menyapa, jika hari mulai gelap, maka semua yang tak kasat mata akan menampakkan dirinya. Jika terpisah, hilang adalah jawabanmu yang paling utama.”

LANTAI 9
Nama
Fairus MahatmaDOB
11 April 2000
"Dengan Letnan Fai selaku polisi wanita yang bertugas di divisi investigasi kriminal. Sebagai aparat hukum, aku memegang teguh slogan kami yang berbunyi ‘melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.’ Oleh karena itu, jika kalian mendapat laporan orang hilang atau penemuan jasad manusia, segera temui aku di kantor polisi.”

LANTAI 9
Nama
Josephim WillemsDOB
July 25, 2000
"To whom it may concern, I go by the name of Josephim Willems, but few know the truth behind the violinist. As an orphan adopted by a don, I've walked a fine line between the streets of Little Havana and the world of high society. My violin strings can be a gentle bow, coaxing beauty from the instrument as I play for charity galas and charity cases alike—or a deadly arrow, striking fear into the hearts of those who dare to cross me."

LANTAI 9
Nama
Narainka Sahasya KanaurigaDOB
23 April
Asmanya Narainka Sahasya Kanauriga, sang teruna berparas mempesona pemilik ketenangan di "Rênite Cafe" yang selalu tersenyum sembari bercengkrama dengan para pengunjungnya. Tak dipungkiri lagi sosoknya selalu dinanti, dicari, dan dicintai orang sekitarnya. Kendatipun terlihat sebagai sosok yang ramah nan lemah, sungguh ialah sosok keji tak punya hati yang sebaiknya dihindari. Si pemilik marble biru yang diburu satu negara; penebar teror yang sempurna, Caillath Reicherdt Sang Dewa Perang.

LANTAI 9
Nama
Alvarel Rayyan DimasbrataDOB
Surabaya, 13 September 1999
"Hello, Rayyan di sini. Desainer interior muda yang terkenal di kalangan miliarder muda. Be careful when you're around me, death can come to you at any time.”